Alur Cerita Girl From Nowhere (Eps 03) - Tradisi Menjiplak

 


Halo sobat Timers gimana kabar kalian? Semoga baik ya.


Kita kembali lagi akan membahas Alur Cerita film Girl From Nowhere Eps-03.

Tidak lama-lama langsung aja kita bahas.


INI ADALAH SPOILER JADI YANG TIDAK MAU DI SPOILER JANGAN BACA YA!


Di awal cerita kita akan di sajikan dengan kata-kata motivasi dari Pablo Picaso yaitu “Seniman Bagus Menjiplak, Seniman Hebat Mencuri”.



Dan tulisan itu di coret diganti dengan “Seniman Jahat Mengimmitasi, Seniman Hebat Mencuri”.

Kata-kata di atas berhubungan dengan alur cerita kali ini.


Kita berpindah kesekolah yang mengedepankan Siswa yang berpestasi, siswa yang berprestasi akan di perlakukan istimewa oleh guru dan yang tidak berprestasi akan di pandang rendah.


Di sebuah Aula ada tiang tempat untuk memajang nama dan foto anak-anak yang berprestasi, ada juga cap telapak tangan mereka siswi yang berprestasi.


Mew, dan Pui salah satu siswi di sekolah tersebut sedang berjalan-jalan di aula tersebut, dan membahas kalau mereka pasti bisa menjadi siswa berprestasi.



Tiba-tiba ada guru bernama Plearn kita panggil Bu Plearn, datang dan merendahkan Mew, dan Pui kalau mereka jangan jadi parasit di sekolah dan membuat reputasi sekolah jelek, Bu Plearn memberi saran agar mereka jadi siswa yang berprestasi seperti Nanno, Padalah dia baru pindah 2 minggu yang lalu.


Nanno pun di panggil dan di suruh mengajarkan Mew, dan Pui agar bisa menemukan bakat mereka dengan nada kesal, setelah itu Bu Plearn mengajak Nanno untuk makan siang karena sudah di siapkan khusus untuk siswa berprestasi.


Mew, dan Pui pun melihat Tiang dan menemukan nama Nanno dengan prestasi Fisika Kuantum dan Budiishme.



Berpindah ke kelas, Bu plearn mau memberikan kabar Baik karena ada siswa berprestasi yang telah memenangkan lomba Asosisai Literasi Thai. Siswa tersebut adalah Pui, Mew pun kaget karena sahabatnya bisa berprestasi padahal IPK Pui di bawah IPK nya.


Saat jam istirahat di Aula siswa berprestai Pui di ajak oleh Bu Plearn makan siang dan di perlakukan istimewa.


Mew pun melihat ha itu jengkel dan iri dengan Pui, Mew pun mengacak-acak Cap tangan dari Pui.


 

Akhirnya Mew duduk merana di bangku lapangan olahraga, tiba-tiba ada Nanno datang menghampiri Mew, dan bilang bahwa dia yang membantu Pui menjadi berprestasi dengan cara singkat.


Mew pun tertarik dan meminta ke Nanno bagaimana caranya, Nanno pun memberi tahu bahwa yang di lakukan semua orang adalah dari menyontek atau meniru dan merubahnya sedikit, Nanno pun berkata ke Mew kalau dia tinggal buka Google dan ketikan kata kunci yang di ingin kan, pencet Ctrl+C, lalu Ctrl+V.



Nanno pun memberi saran untuk mencobanya saat ada tugas karya seni besok, Mew pun yang ingin terlihat berprestasi melakukan hal tersebut.

Di malam hari Mew pun Browsing gambar lukisan, kemudia lukisan tersebut di cetak, setelah itu Mew tinggal mengimprovisasi dengan menambahkan cipratan cat, dan di uploudlah hasil karyanya jiplakannya ke instagram.


Keesokan paginya di kelas saat pengumpulan tugas karya seni Mew takut akan mengmpulkan tugas tersebut, tapi Nanno tiba-tiba mengmbil tugas nya Mew dan bilang dengan keras bahwa lukisan Mew Bagus sekali, akhirnya Mew pun mengumpulkan tugas nya karena di paksa oleh Bu plearn.


Bu plearn pun kaget dengan lukisan Mew karena sangat bagus, dan akan mengikutkan karya Mew ke Kompetisi Siam Arts.


Ke esokan paginya foto instagram Mew banjir like karena menang di Kompetisi Siam Arts, akhirnya foto Mew pun terpampang di tiang anak berprestasi. Mew pun di puji dan diajak makan siang oleh Bu Plearn.


Sebelum makan siang Pui pun menemui Mew untuk minta maaf dan menjadi teman baik lagi karena sudah sama-sama berprestasi.

Tapi Mew malah mencaci Pui dengan bilang tidak mau berteman dengan orang yang minjiplak karya orang lain(gak sadar bahwa dirinya juga menjiplak), Mew pun langsung pergi makan siang meninggalkan Pui.


Di malam harinya Mew sangat senang karena sudah masuk grup chat anak berprestasi, di dalam chat tersebut anak-anak berprestasi yang lain ingin melihat hasil karya selanjutnya dari Mew, awalnya Mew menolak karena butuh proses lama, tapi teman-teman nya memaksa.



Akhirnya Mew pun langsung Browsing dan menjiplak karya orang lain lagi dan di post lagi ke instagram dan mendapat banyak Like dan Mew pun semakin terkenal, kegiatan menjiplak pun menjadi keseharian Mew.



Sampai akhirnya di kelas Bu Plearn memberitahukan kalau akan ada acara untuk memamerkan karya anak-anak berprestasi, Bu Plearn pun juga bilang ke Mew bahwa dia sangat bangga karena bisa memenangkan Kompetisi, Bu Plearn ingin Mew untuk menampilkan hasil karayanya di acara tersebut.


Nanno pun tiba-tiba nyelonong dan bilang kalau memamerkan hanya pengulangan karena sudah pernah dilihat. Bu plearn pun punya ide kalau Mew harus langsung melukis di depan orang-orang dan akan mengundang wartawan dan sekolah lain agar citra sekolahnya semakin bagus.


Nanno pun menyahut kalau bisa di siarkan secara Live agar bisa di lihat seluruh dunia, siswa lain pun setuju dan bersemangat menunggu karay Mew.



Saat pulang sekolah Mew pun marah ke Nanno karena dia memancing Bu Plearn agar dia melukis di depan umum padahal dia tidak bisa melukis sama sekali. Nanno pun bilang dia hanya membantu Mew agar jadi siswa berprestasi dan terkenal jadi Mew tidak berhak menyalahkannya.


Di malam harinya Mew pun setres dan mulai belajar menggambar tapi tidak bisa sama sekali.



Besoknya Mew pun menemui Pui di kamar mandi untuk meminta bantuan Pui untuk memukul tangannya dengan palu agar dirinya tidak jadi tampil di acara pameran. Tapi Pui menolak, karena kesal Mew pun memukul tangan kanannya sendiri dengan palu.


Setelah kesakitan Mew pun menyalahkan Pui atas kejadian itu dan berteriak meminta tolong, akhirnya para murid dan guru datang, Mew pun bilang kalau ini karena ulah Pui.


Ternyata di dalam salah satu WC ada Nanno yang sedang mendengarkan kejadian itu Tertawa terbahak-bahak.

Pui pun akhirnya di hukum dengan tidak menampilkan karnya nya di acara pameran sekolah.


Saaat makam malam di rumah Mew pun di kunjungi oleh Bu Plearn dan Nanno.

Bu Plearn memaksa Mew agar bisa tampil karena sudah terlanjur mengundang wartawan, tapi Mew bilang tangannya tidak bisa di gerakkan.


Nanno pun bilang ke Mew untuk menggunakan tangan kirinya karena Mew sendiri pernah bilang kalau bisa melukis dengan tangan kirinya di postingan isntagramnya, dan menunjukannya ke Bu Plearn.


Bu Plearn pun langsung bahagia dan meminta agar Mew Bersiap untuk Acara Pameran Sekolah Besok.


Besoknya Tiba saatnya untuk Mew tampil, Mew bilang tidak siap ke Bu Plearn, tapi Bu Plearn yakin pasti Mew bisa dan memaksanya untuk segera tampil.


Di atas panggung Mew pun hanya bengong dan menangis, di kursi Nanno menyeru untuk Mew segera melukis dan langsung di ikuti oleh murid yang lain.



Saat mau melukis tiba-tiba datang seorang siswi dari sekolah lain, siswi terebut bilang kalau karya Mew adalah hasil jiplak temannya yang dari Indonesia dan menunjukan bukti. Eh kepala sekolah tidak terima dan bilang siswi tersebut mengada-ada.


Akhirnya siswi tadi menantang Mew segera melukis dengan lukisan yang sama persis.

Nanno pun menyahut dengan bilang “Lakukan” dan di ikuti lagi oleh semua murid.




Mew pun melukis dengan terpaksa sambil menangis.

Lukisannya pun jadi, tapi tidak sama persis dan malah lebih jelek.

Kepala sekolah yang melihat hal itu dari pada reputasi sekolahnya jadi jelek, kepala sekolah malah memuji dan bilang kalau lukisannya sama padahal tidak.


Disini semua orang malah mendukung kepala sekolah tersebut.

Siswi yang protes tadi malah di usir dari acara tadi, siswi tersebut keluar dengan rasa bingung karena semuanya tidak bisa membedakan orang yang menjiplak atau tidak.


Kepala sekolah akhirnya memberi motivasi di atas panggung, setelah itu di susul dengan Mew memberikan pidato ke murid lain dan di sambut baik oleh yang lain, ternyata naskah pidato tersebut di tulis oleh Nanno.

Nanno berencana agar Mew masuk ke dunia menjiplak dan menerima takdir itu.


Film Pun berakhir.




Itu tadi Alur cerita dari Film Girl From Now Here Eps-03.

sedikit kesal karena tidak terlalu di perlihatkan kemenangan dari Nanno,tapi Nanno malah mendukung Mew agar tidak di hina, tapi dengan tidak sadar Mew masuk ke dunia menjiplak dan terus akan menderita.


Oke sekian jika ada salah ketik mohon di maafkan.

Jika kalian suka dengan artikel ini, bantu dengan like Fanspage atau berlanganan melalui email.

Jangan lupa dukung dengan sebarkan artikel ini ke teman-teman kalian.

Post a Comment

0 Comments